Home » » Presiden Asosiasi Muslim Jepun sekaligus pakar ilmu politik dan shariah Prof Dr Hasan Ko Nakata, Phd Bergabung dengan Daulah Islamiah

Presiden Asosiasi Muslim Jepun sekaligus pakar ilmu politik dan shariah Prof Dr Hasan Ko Nakata, Phd Bergabung dengan Daulah Islamiah

Written By canang on Rabu, 1 Oktober 2014 | 10/01/2014 09:35:00 PG

SUBHANALLAH, Presiden Asosiasi Muslim Jepun sekaligus pakar ilmu politik dan shariah Prof Dr Hasan Ko Nakata, Phd Bergabung dengan Daulah Islamiah
Ahad 3 Dzulhijjah 1435
Prof Dr Hasan Ko Nakata, Phd. pakar ilmu politik dan Shariah merupakan salah satu dari 9 warga jepun yang diberitakan bergabung dengan Daulah Islamiah (IS)
Hasan Ko Nakata merupakan Presiden Asosiasi Muslim Jepun ini menjadi muallaf ketika menjadi mahasiswa di tahun ketiga di Fakulti pelajaran Islam di Tokyo University. Sebelumnya ia sangat tekun dengan agama Kristian. Tak heran ketika awal kuliah di Tokyo University, ia mengikuti kelompok kajian Bibbel. Di situlah ada kajian tentang perbandingan agama.
Mempelajari ilmu perbandingan agama Kristian, Yahudi, Shinto, Budha, dan Islam. Ketika menimbang dan membanding selama sekitar setahun ia merasa ajaran Islamlah yang paling menyeluruh. “Saya menemukan bahawa Islamlah sistem hidup yang paling komprehensif, paling rasional dan konsisten, dan akhirnya atas rahmat Allah SWT saya memutuskan untuk masuk Islam,” ujarnya. Ialu ia menambah Hassan di depan nama asalnya.
Bergelar sarjana, Hassan ingin lebih memperdalam Islam. Namun belum ada program master Kajian Islam di Universiti Jepun. Buku-buku Islam pun masih sukar didapati.Untunglah tak lama kemudian Universiti Tokyo membuka program master Kajian Islam. ''Saya menjadi mahasiswa Muslim pertama dan terakhir di jurusan Islamic Studies University Tokyo selama 25 tahun,'' ujar Profesor ini.
Setelah menyelesaikan masternya di Tokyo University, ia melanjutkan kuliah kedoktorannya di Universiti Kairo. Disertainya tentang pemikiran politik Ibn Taimiyah (al-Fikratu al-Siyasatu 'inda Ibni Taimiya). Dalam itu ia menjelaskan keunikan pemikiran politik Ibnu Taimiyah dalam sejarah pemikiran politik dan pengaruhnya terhadap gerakan politik kontemporari, termasuk terhadap Hizbut Tahrir. Setelah lulus doktor, Hassan sempat menjadi pemerhati kedutaan Jepun di Saudi Arabia (1992-1995). Tak heran ia sangat fasih berbahasa Arab.
Kiprahnya dalam dakwah di Negeri Sakura sangat menonjol. Karakter orang Jepun yang teliti terhadap agama memacunya mencari jalan untuk mudah mendakwahkan Islam. Terlebih lagi sangat sedikit dai yang berkualiti di sana.
Satu-satunya jalan terbaik untuk menyebarkan Islam di Jepun menurutnya, adalah melalui pengaruh peibadi dari pelaku dakwah yang memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam tentang Islam dengan kepribadian yang baik serta memahami budaya Jepun.
Ia bersama minoriti Muslim Jepun melakukan berbagai usaha, antaranya menterjemahkan sejumlah kitab klasik seperti Tafsir al-Jalalain, al-Siyasah al-Syar'iyyah of Ibn Taimiyah, dan Zad al-Mustaqni' al-Hujawi al-Hanbali, juga menerbitkan majalah bulanan yang disebarkan kepada seluruh Muslim Jepun di seluruh dunia sebagai media informasi dan komunikasi.
Hassan Ko Nakata sempat menjawat jawatan presiden Asosiasi Muslim Jepun disamping mengajar Kajian Islam di Universiti Doshisha, Kyoto. Majoriti mahasiswanya beragama Kristen. Selama empat tahun menjadi pengetua di Doshisha, Hassan berjaya memikat empat mahasiswanya yang atheis untuk masuk Islam.
Kemustahilan berdirinya Kekhalifahan hanya dengan dakwah dan pemikiran tanpa jihad menjadi alasan utama bagi Hasan Ko Nakata untuk berhijrah ke Darul Islam.
Allahu Akbar, wal 'Izzatulillah !SUMBER
Share this article :

Tiada ulasan:

Blogger Widget Get This Widget

comment pembaca

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cananglahnie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger