Home » » Hanya Orang Munafiklah yang Tidak Mau Berperang

Hanya Orang Munafiklah yang Tidak Mau Berperang

Written By canang on Ahad, 12 Oktober 2014 | 10/12/2014 11:57:00 PTG

DARI zaman dulu hingga sekarang, banyak orang-orang yang terlihat mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya dengan baik, tetapi malah sebaliknya. Seperti halnya ketika berperang, mereka memilih untuk berbalik. Mereka enggan untuk berjihad di jalan Allah.
Bagi kaum Muslimin yang sedang menghadapi peperangan, tentu jihad melalui medan peranglah yang ditempuh. Tapi, bagi yang tidak menghadapi peperangan bahkan tidak mampu untuk pergi ke medan perang karena letak atau kondisi yang tidak memungkinkan, maka bisa melalui harta yang dimilikinya. Berapa pun jumlahnya, itu sangat berarti bagi para pejuang di medan perang. Tapi, janganlah sekali-kali kita berani untuk berpaling dengan alasan takut kepada mereka atau pun tidak memiliki cukup harta untuk disumbangkan. Sikap ini merupakan sikap munafik yang sangat dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya.
Allah SWT berfirman, “Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin (tidak ikut) kepadamu untuk berjihad dengan harta dan jiwa mereka. Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa,” (QS. at-Taubah: 44).
Ciri orang munafik yaitu selalu mempunyai berbagai alasan agar tidak ikut berjihad di jalan Allah. Kalaupun mereka ikut berjihad, hal itu tidak akan menambah kekuatan pondasi kaum Muslimin, melainkan hanya untuk melakukan kekacauan. Karena sebelum itu mereka sudah berusaha untuk membuat kekacauan. Dan mereka mencari bagaimana cara agar dapat memutarbalikkan persoalan.
Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (Muhammad) hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguan,” (QS. at-Taubah: 45).
Allah SWT juga berfirman, “Jika (mereka berangkat bersamamu), niscaya mereka tidak akan menambah (kekuatan)mu, malah hanya akan membuat kekacauan, dan mereka tentu bergegas maju ke depan di celah-celah barisanmu untuk mengadakan kekacauan (dibarisanmu); sedang di antara kamu ada orang-orang yang sangat suka mendengarkan (perkataan) mereka. Allah mengetahui orang-orang yang zhalim. Sungguh sebelum itu mereka memang sudah membuat kekacauan dan mengatur berbagai macam tipu daya bagimu (memutarbalikkan persoalan), hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah urusan (agama) Allah, padahal mereka tidak menyukainya,” (QS. at-Taubah: 47-48).
Sungguh ironis perbuatan orang-orang munafik itu. Mereka terlihat benar tetapi ternyata jauh dari itu. Sikapnya yang mencerminkan ketaatan tapi ternyata kedustaan. Mereka hanya takut kepada manusia. Padahal sesungguhnya hanya Allah sajalah yang harusnya mereka takuti.
Begitulah sikap orang-orang munafik. Untuk itu bentengi diri kita, termasuk jiwa dan raga kita dengan pondasi keimanan yang kuat. Janganlah takut untuk mengahadapi musuh. Melangkahlah untuk selalu berjihad di jalan Allah. Dan ingat jihad itu tidak selalu dengan peperangan, tapi, mencari ilmu pun termasuk salah satu dari jihad. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mau bejihad. Allah sudah menjanjikan tempat yang indah bagi kita yang berjihad karena Allah Ta’ala. [rika/islampos]
Share this article :

Tiada ulasan:

Blogger Widget Get This Widget

comment pembaca

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cananglahnie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger