Home » » RAJA SALMAN SOKONG BERSIHKAN NEGARA DARI PENGARUH AMERIKA

RAJA SALMAN SOKONG BERSIHKAN NEGARA DARI PENGARUH AMERIKA

Written By canang on Ahad, 1 Mac 2015 | 3/01/2015 08:33:00 PTG


RAJA SALMAN SOKONG BERSIHKAN NEGARA DARI PENGARUH AMERIKA Salman bin Abdulaziz Al Saud menjadi Raja Arab Saudi yang baru. Dia menggantikan King Abdullah bin Abdulaziz yang meninggal pada Jumat 23 Januari 2015, dalam usia 90 tahun.

Dia merupakan putra mahkota ketiga tahta Kerajaan Saudi. Salman ditetapkan sebagai putra mahkota pada bulan Juni 2012, setelah dua kakak lelakinya wafat pada akhir 2011 dan pertengahan 2012.

Karir pemerintahan terakhir sebelum menjadi Raja baru Arab Saudi, Salman pernah menjadi Menteri Pertahanan pada tahun 2011 dan pada tahun 2012 ditunjuk menjadi putra mahkota Kerajaan Saudi, tak lama setelah kematian saudaranya, Pangeran Nayef bin Abdulaziz.

Dia juga ditunjuk sebagai Wakil Perdana Menteri Saudi. Pada 27 Agustus 2012, Pengadilan Kerajaan Saudi mengumumkan Salman bertanggung jawab atas urusan negara sejak Raja Abdullah berada di luar negeri karena liburan pribadi.

Kini setelah Salman jadi Raja,banyak kebijakannya banyak dibincangkan, diantaranya ia dikabarkan mendekati Ikhwanul Muslimin (IM), sebagaimana analisis Hashmi Bachtiar, alumni Universitas Al-Azhar dan mahasiswa postgraduate Hubungan Internasional di Lille-Perancis yang diterima redaksi Arrahmah.com, Ahad (1/2/2015).

Rasyid Al-Ghanusy adalah tokoh Ikhwanul Muslimin yang turut hadir dalam prosesi pemakaman Abdullah bersama Erdogan. Ini tentu tanda bahwa Raja Salman membuka pintu pembicaraan dengan kelompok tersebut, namun banyak kalangan memperkirakan sebenarnya mereka sudah memiliki hubungan dekat.

Raja Salman bin Abdul Aziz sebagai nakhoda baru kerajaan Saudi Arabia terus melanjutkan ‘kudeta’ di tubuh kerajaan lumbung minyak tersebut. Sebelumnya, pasca dibai’at menjadi raja menggantikan saudara tirinya Abdullah bin Abdul Aziz, Raja Salman langsung bergerak cepat dengan memilih Muhammad bin Nayef sebagai wakil putra mahkota dan memecat Khalid Al-Tuwaijri yang menjabat kepala dewan kerajaan.

Baru-baru ini Raja Salman kembali mengambil kebijakan yang membuat dirinya semakin menjadi sorotan. Raja Salman mengganti Gubernur Makkah dan melakukan perombakan besar-besaran dalam kaninet kerajaan, mungkin ini perombakan terbesar yang pernah terjadi di kerajaan Saudi Arabia. Setidaknya Raja Salman mengeluarkan 34 keputusan raja yang salah satunya pergantian kabinet.

Perombakan kabinet tersebut sangat jelas tujuannya yaitu membersihkan loyalis Raja Abdullah dan menggantinya dengan sosok yang dipercaya oleh Raja Salman. Sebut saja menteri pertahanan yang baru, sekarang dijabat oleh Muhammad bin Salman yang merupakan anaknya sendiri. Kemudian menteri dalam negeri, dijabat oleh Muhammad bin Nayef bin Abdul Aziz, yang sebelumnya dipilih menjadi wakil putra mahkota.

Keputusan lainnya adalah memberi ampunan kepada tahanan politik, yang merupakan pantangan dalam kerajaan. Selama ini Saudi Arabia selalu menempatkan oposisi kerajaan sebagai musuh berbahaya, tetapi Raja Salman malah memberi ampunan, semakin membuat penasaran kemana arah politik raja baru tersebut.

Dalam hal kebijakan terhadap rakyatnya, Raja Salman bin Abdulaziz memerintahkan pengeluaran anggaran sebesar $ 293 miliar dollar (110 miliar riyal Saudi), bagi kepentingan rakyatnya, berupa berbagai subsidi, termasuk ‘bonus mewah’ dalam bentuk dua bulan bagi seluruh pegawai Kerajaan Arab Saudi, Kamis, 28/1/2015.

Mantan pegawai pemerintah akan menerima dua bulan bonus pensiun, sedangkan pelajar, yang terdiri siswa dan mahasiswa, orang-orang penyandang cacad, bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dan orang-orang yang menerima kesejahteraan juga akan mendapat keuntungan pembayaran bonus setara dengan dua bulan dari pendapatan tahunan mereka.

Raja memposting pernyataan di Twitter di mana ia berbicara kepada rakyatnya : “Kamu lebih pantas dan apapun yang saya lakukan tidak akan pernah berharap balasan anda. Saya meminta Allah untuk membantu saya dan Anda untuk membala agama (Islam) dan bangsa. Jangan lupakan aku dalam doa-doa Anda”, ujarnya.

Salman juga memerintahkan mengeluarkan anggaran sebesar $ 53 miliar dollar (20 miliar riyal) berjanji subsidi untuk listrik, air, dan perumahan. Ini sungguh sangat luar biasa dari awal pemerintahannya. Kekayaan Arab Saudi dari penjualan minyak nilai sudah mencapai ribuan triliun dollar, selama ini hanya digunakan membantu Amerika Serikat memerangi Muslim.

Dengan kiprahnya yang terlihat berbeda dengan Raja sebelumnya,semoga Raja Arab Saudi yang baru ini mampu menjadi tokoh pemersatu umat Islam di dunia yang kini sedang terpecah – belah, Aamiin. Oleh Hasmi bachtiar dari jakarta merupakan lepasan universiti al azhar
Share this article :

Tiada ulasan:

Blogger Widget Get This Widget

comment pembaca

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cananglahnie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger