Home » » Untuk Kamu Yang Ingin Mengenal ISIS, Inilah Mereka

Untuk Kamu Yang Ingin Mengenal ISIS, Inilah Mereka

Written By canang on Khamis, 23 Oktober 2014 | 10/23/2014 11:21:00 PG


minggu ini sejak pemberitaan ISIS di televisi dan berbagai media cetak dan online, timbul pembahasan ISIS di dunia kampus dan sekolah-sekolah di Indonesia, bahkan sampai merambat ke dunia maya. Mereka bertanya apa sebenarnya ISIS itu. Ada yang bersikap acuh, dan ada yang menghindar dan tidak mau tahu, ada pula mencari sumber-sumber yang memberitakan tentang ISIS, dan ada pula yang serius ingin tahu lebih banyak tentang ISIS.
Stigma negatif yang dilontarkan media-media sekuler di televisi tidak membuat orang-orang kritis menjauh dari fakta-fakta yang ada. Justru hal itu menjadi daya tarik yang membuat penasaran semua orang, apakah sebenarnya yang terjadi.
Bila Daulah itu dhalim lagi aniaya atau khawarij atau ghuluw tentulah kaum muslimin membencinya tanpa butuh serangan media yang intensif terhadapnya, dan tentu kebencian mereka akan bertambah dengan adanya serangan media terhadapnya. Akan tetapi apa yang kita saksikan adalah sebaliknya, yaitu bertambahnya jumlah orang-orang yang membai’at Daulah dan para pendukungnya di berbagai belahan dunia, serta bermunculannya statemen-statemen pembelaannya dari banyak kaum muslimin dari berbagai belahan timur dan barat bumi, maka ini adalah dalil lain yang menunjukkan bahwa Daulah itu adalah thaifah manshurah yang mendapatkan bimbingan dengan karunia Allah, nikmat-Nya dan pemuliaan-Nya di mana Dia memasukan kecintaan kepada Daulah dan dukungan kepadanya di dalam hati makhluk-makhluk-Nya yang memiliki fithrah yang sehat, dan ia dibenci -dan memang pantas dibenci- oleh orang-orang kafir dan orang-orang munafiq.
Lalu sebenarnya apa ISIS itu, dimanakah mereka, berasal dari mana mereka, dan apa tujuan mereka. Ini sejumlah pertanyaan yang mungkin ada dibenak orang-orang yang mau berfikir dan mencari tahu tentang fenomena teraktual hari ini.
SEJARAH PERKEMBANGAN ISIS
Sebenarnya musuh-musuh Islam sangat dipusingkan dan disibukkan sekali -dan memang mereka pantas untuk sibuk- dengan perkembangan baru yang berbahaya yang muncul di front jihad Islamiy yang mereka sebut dengan “teror”, dan mereka dengan segala sarananya sangat berambisi untuk memerangi dan menghabisinya, yaitu perkembangan baru yang seorangpun dari mereka tidak mengira itu bisa terjadi atau mungkin terwujud pada dunia realita, yaitu Pendeklarasian tegaknya Daulah Islamiyyah yang dilakukan oleh sekelompok mujahidin di bumi Iraq, yang memiliki pemimpin yang sah dari Alu Al Bait dan dari keturunan Al Huseniy Al Fathimiy Al Qurasyiy Asy Syarif (Abu Umar Al Baghdadiy semoga Allah menerimanya), dan beliau memiliki menteri perang dan para pembantu lainnya, dan Al Qaidah Iraq-pun membai’at Daulah yang baru lahir ini dan bergabung dengannya serta berperang di bawah panjinya, dan Daulah ini diberikan tazkiyah oleh Pemimpin Al Qa’idah Iraq saat itu yaitu Abu Hamzah Al Muhajir -semoga Allah menerimanya- dan ia membai’atnya.
Maka para mujahidin di Iraq pada tahun 1427H yang bertepatan dengan tahun 2006M bersegera membentuk Daulah ini setelah berkumpulnya sejumlah faksi-faksi jihad di dalam payung perjanjian Hilfu Al Muthayyibin dan tercapailah pemilihan Abu Umar Al Huseniy Al Baghdadiy sebagai amir baginya, dan Daulah ini diberi tazkiyah oleh para pemimpin Qa’idatul Jihad di antaranya Syaikh Usamah Ibnu Laden rahimahullah wa taqabbalah, dan juga Al Mullaa Umar Mujahid hafidhahullah serta banyak pimpinan jihad di dunia ini
Maka Daulah ini disebut Daulah Islamiyah Iraq (ISI), ini merupakan ide cemerlang dari Syeikh Abu Mush’ab Az-Zaraqawi dan sejumlah tokoh jihad saat itu. Daulah didirikan agar orang-orang kafir tidak memetik buah hasil jihad para mujahidin yang ikhlas, Daulah Islamiyah dibentuk agar tidak adanya kesempatan bagi orang kafir untuk mendirikan negara sekuler berasas Demokrasi.
Namun di tahun yang sama, pada tanggal 20 mei 2006 telah dilantik Perdana Menteri pemerintah transisi Iraq, Nouri Al Maliki. Dia adalah seorang Syiah menjadi boneka Iran dan AS. Di saat itulah kaum muslimin Iraq hidup dalam diskriminasi Syiah, mereka tidak punya tempat berlindung ketika Syiah berkuasa, padahal disaat itu Syiah jumlahnya minoritas, namun dapat mengendalikan negara.
Bertempurlah antara Daulah Islamiyah Iraq dengan pemerintah boneka Iraq selama bertahun-tahun hingga hari ini. Pertempuran antara Haq dan Bathil akan senantiasa ada sampai hari ketetapan Allah tiba. Dan Daulah Islamiyah Iraq, bukanlah negara diatas negara, melainkan mereka mempunyai kekuasaan dan telah mendirikan Negara Islam. Sehingga negara bertempur dengan negara tidak dapat dihindari lagi dalam satu wilayah.
Kemudian Al Amir Abu Umar taqabbalah mengalami syahadah pada tahun 2010M setelah sejarah jihad yang cemerlang, dan kemudian dipilihlah Al Imam Abu Bakar Al Huseniy Al Baghdadiy hafidhahullah sebagai penggantinya, maka dengan karunia Allah beliau ini adalah sebaik-baiknya pengganti bagi sebaik-baiknya orang yang diganti sedang Allah-lah yang menilai, di mana di masanya telah meluas operasi-operasi penyerangan terhadap Rafidlah Iraq yang aniaya dan di zamannya banyak penjara yang dibebaskan,
DOWNLOAD SEJARAH ISIS DALAM BENTUK E-BOOK (Al-Mustaqbal Magazine Edisi 3 – 14 MB) : http://goo.gl/9l96KM
TERJADINYA PEMBANTAIAN SURIAH
Suriah dipimpin oleh Bashar Al Assad, presiden yang beragama Syiah Nushairiyah, yang berkuasa secara otoriter pada saat itu. Awal peristiwa pembantaian di Suriah dimulai pada Maret 2011. Masalah mulai timbul di kota Deraa, Syria. Penduduk setempat turun kejalan memprotes setelah 15 anak sekolah ditahan, dan dilaporkan mereka disiksa – Penduduk melakukan aksi anti pemerintah dengan membuat graffiti di dinding.
Aksi demo dimulai dengan damai, menyuarakan pembebasan anak-anak sekolah, dan memberikan kebebasan yg lebih luas pada rakyat. Pemerintah merespon aksi demo dengan murka, dan pada 18 Maret 2011, tentara melepaskan tembakan ke demontran, 4 orang tewas.
Hari berikutnya, mereka menembaki orang-orang yg sedang berkabung dipemakaman, menewaskan 1 orang. Masyarakat Suriah shock dan marah dengan apa yg telah terjadi dan kerusuhan menyebar diberbagai tempat di Syria.
Mulai dari peristiwa ini pembantaian terjadi oleh kaum muslimin Suriah, yang paling terkenal adalah peluncuran roket dengan muatan gas kimia pada tanggal 27 maret 2013 di kota Aleppo, 2.400 orang meninggal tak terkecuali dokter yang menolong pun turut syahid insha Allah. Hingga saat ini korban berjatuhan sampai 150.000 kaum muslimin meninggal dunia.
LAHIRNYA JABHAH AL NUSRAH
Di zaman kepemimpinan Syeikh Abu Bakar Al-Baghdadiy pada tahun 2011 terjadilah revolusi keluarga kita di Syam dan mereka meminta pertolongan kaum muslimin setelah Basysyar An Nushairiy (Bashar Al Assad, Presiden Syiah Suriah) semakin menjadi-jadi di dalam membunuhi mereka dan menghalalkan kehormatan mereka, maka Al Amir Abu Bakar bersegera menolong dan menyelamatkan mereka di mana beliau membentuk Jabhah Nushrah dan mengangkat Abu Muhammad Al Jaulaniy sebagai amirnya, dan beliau menyokongnya dengan separuh Baitul Mal dan senjata. Dan Jabhah Nushrah bisa menghadang banyak dari serangan-serangan (Basysyar) yang aniaya lagi bejat terhadap kaum muslimin mustadl’afin di Syam dengan karunia Allah.
Syaikh Al-Jaulani pada bulan Agustus 2011 berpindah tugas ke Suriah. Tepatnya, setelah 5 bulan dari awal revolusi. Ketika itu, jumlah mereka hanya tujuh atau delapan tentara Daulah, yang asli kelahiran Suriah.
Jabhah Nushrah itu adalah elemen yang menginduk kepada Daulah Islamiyyah saat itu dan di atas leher amirnya yaitu Al Jaulaniy juga ada bai’at kepada Amirnya yaitu Al Baghdadiy yang telah menyokongnya dengan segala hal yang menjadikan Jabhah ini bisa tetap hidup, eksis dan tegak. Ini adalah point penting sekali dan point pamungkas, dikarenakan pencari kebenaran akan membutuhkannya di dalam menyikapi kejadian-kejadian yang akan datang sesudahnya.
MASUKNYA DAULAH ISLAMIYAH IRAQ MENUJU SURIAH
Setelah tiga tahun bara api revolusi menyala di bumi Suriah, pada tahun 2013 Daulah Islam Iraq memproklamirkan perluasan wilayahnya di Suriah menjadi Daulah Islam Iraq dan Syam (ISIS). Melalui pesan audio Amirul Mukminin Syaikh Al Jalil Abu Bakar Al Husaini Al Qurosyi Al Baghdadi, beliau mengumumkan bahwa mujahidin Jabhah Nushroh merupakan perpanjangan tangan Daulah di Suriah.
Lalu seiring semakin bertambahnya wilayah yang berhasil dibebaskan dari cengkeraman rezim Nushairiyah, pihak Daulah Islam Iraq berpendapat untuk segera mendeklarasikan sebuah daulah dengan wilayah mulai dari Iraq sampai (sebagian) Syam dengan maksud agar segera bisa memberlakukan syariat Islam di wilayah yang telah dikuasai dan agar lebih tertib dalam berkhidmat kepada ummat yang baru saja dibebaskan dari rezim Nushairiyah.
Namun pihak Al Qaedah pusat tidak menyetujuinya –pada waktu itu- karena menurut pendapat qiyadah pusat AQ strateginya adalah : daulah Islam tetap hanya di Iraq saja, sementara untuk wilayah Syam nanti akan berdiri sendiri dengan nama baru dan menunggu kesepakatan dengan beberapa kelompok mujahidin lainnya.
Akhirnya JN memilih mengikuti arahan qiyadah pusat AQ dan mengabaikan ajakan dari Daulah Islam Iraq untuk mendeklarasikan ISIS dan bergabung di dalamnya. Dan pihak Daulah Islam Iraq akhirnya tetap mendeklarasikan Daulah Islam Iraq wa Syam ( ISIS ). Inilah awal mula perselisihan itu antara JN dan ISIS yang berkepanjangan hingga saat ini.
Namun sejatinya ISIS dan JN adalah satu tubuh yang memiliki aqidah yang sama, hal ini adalah sebagai ujian diantara mujahidin apakah mereka akan bersabar atau akan berbalik mundur dari medan tempur. Kita berdoa semoga mujahidin dapat bersatu kembali dan berharap semoga badai ini akan segera berlalu.
PROKLAMASI KHILAFAH ISLAMIYAH
Setelah kekuasaan ISIS meluas hingga Suriah, kemudian ISIS meneruskan ekspansinya ke Iraq hingga menguasai provinsi Al-Anbar, Provinsi Nainawa, dan kota terbesar kedua di Iraq yaitu Mosul berhasil dikuasai ISIS.
Melalui saluran resmi media Daulah Islam, Yayasan Al-Furqon, Khilafah Islamiyah yang menjadi dambaan umat Islam seluruh dunia hampir 100 tahun (sejak keruntuhannya pada 3 Maret 1924) dideklarasikan di awal bulan yang penuh barokah, 1 Ramadhan 1435 Hijriyyah atau bertepatan dengan tanggal 29 Juni 2014. Allahu Akbar!
Ini adalah janji Allah! Demikian video yang berisikan deklarasi Daulah Khilafah Islamiyah yang disampaikan melalui jubir Daulah Islam Di Iraq Dan Syam atau ISIS (Syekh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnaniy) yang kini Alhamdulillah menjadi Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar!
Umat Islam di seluruh dunia sujud syukur, meneteskan air mata haru dan gembira mendengar kabar yang sangat menggembirakan ini. Sang Perisai ummat telah datang, pelindung dan pelayan ummat yang sesungguhnya, Khilafah Islam, dengan Amirul Mu’minin-nya, Syekh Abu Bakar Al-Baghdady-hafizahullah.
Masyarakat Raqqah, ibu kota Khilafah Islam, antusias dan gembira sesaat deklarasi Khilafah Islamiyah disampaikan, mereka turun ke jalan dengan membawa bendera Khilafah Islam, tertawa dan tersenyum atas karunia dari Allah SWT., dideklarasikannya Khilafah Islam.
Dengan suara yang tegas, tenang, dan berwibawa, juru bicara Khilafah Islam, Syekh Mujahid Abu Muhammad Al Al-Adnany mengawali pembacaan deklarasi (setelah salam dan sholawat) dengan mengutip firman Allah SWT., dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 55 yang menjelaskan tentang Tamkin Dan Istikhlaf dan Amn, atau kekuasaan dan kemenangan, serta keamanan yang merupakan janji dari Allah SWT kepada kaum Muslimin.
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang sholeh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa.”
Syekh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnany pun membubarkan ISIS dan mendeklarasikan tegaknya Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar! Tidak ada berita hari ini yang paling mengguncangkan dan menggentarkan seantero dunia, selain deklarasi Khilafah Islamiyah. Allahu Akbar!
Seluruh musuh-musuh Islam pasti akan terkejut, para pendengki akan semakin iri dan sakit hati, sedangkan kaum Muslimin akan tersungkur bersujud, menitikkan air mata, Allah SWT., yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah memberikannya umur dan kesempatan untuk dapat mendengar dan menyaksikan Khilafah Islamiyyah yang selama ini ditunggu dan dinanti, diperjuangkan, akhirnya-atas idzin Allah-tegak juga dan mereka berkesempatan hidup di bawah naungan Khilafah Islamiyah. Alhamdulillah!
Syekhul Mujahid Abu Muhammad Al-Adnaniy menyatakan bahwa semua ini adalah kemuliaan, khususnya kemuliaan untuk kaum Muslimin. Kemuliaan untuk tidak bersedih dan tidak takut lagi, karena kini ummat Islam telah memiliki Khilafah Islamiyah!
Dunia pasti tercengang dan terguncang dengan deklarasi Khilafah Islamiyah ini. Al-Jazeera memuat artikel berjudul ISIS Deklarasikan Khilafah Islamiyah Baru. Gambar pelengkap artikel tersebut adalah gambar Syekh Abu Bakar Al-Baghdady, yang disebut sebagai kepala Negara Khilafah Islamiyah, sebenar-benarnya Negara Islam.
ISIS dibubarkan dan berganti menjadi Khilafah Islam, dan Khilafah adalah mimpi seluruh umat Islam dalam hatinya dan merupakan harapan dari seluruh Mujahidin, demikian Al-Jazeera mengutip perkataan Syekh Al-Adnany.
AQIDAH ISIS
Syubhat yang paling sering dilontarkan ke tubuh Khilafah Islamiyah (dahulu bernama ISIS atau Daulah Islam Di Iraq Dan Syam) oleh para pendengki Daulah adalah bahwa aqidah Khilafah Islamiyah adalah khawarij, suka meng-takfir sesama kaum Muslimin, menghalalkan tumpahnya darah kaum Muslimin dan memaksa mereka untuk bergabung ke Daulah. Berikut penjelasan tentang bagaimana sebenarnya aqidah Khilafah Islamiyah dari sumber langsung Daulah, yakni dari Amirul Mukminin Abu Umar Al Baghdady Rahimahullah yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Abu Yusuf Al Indunisiy.
Aqidah Daulah Islam Iraq dan Syam disampaikan secara lisan (rekaman) dan tertulis Oleh Amirul Mukminin Abu Umar Al-Husainiy Al-Quraisiy Al-Baghdadiy Rahimahullah (Amir Pertama Daulah Islam Iraq dan Syam). Selengkapnya mengenai aqidah Khilafah Islamiyah silahkan kunjungi halaman ini : http://al-mustaqbal.net/inilah-aqidah-khilafah-islamiyah/
PENUTUP
Semoga penjelasan mengenai sejarah perkembangan ISIS ini dapat dipahami oleh kalangan awam yang belum mengerti pergerakan Jihad Mujahidin. Kecintaan kita kepada para Mujahidin berawal dari mengertinya kita sejarah perjalanan mereka. Tidak kenal maka tidak sayang, jangan sampai ketidak-pahaman kita justru membuat kita benci kepada para Mujahidin kemudian berbalik memusuhi mereka. Padahal merekalah harapan umat Islam, atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala mereka adalah generasi yang memimpin dunia.
Kita sebagai kaum muslimin yang mengharapkan penerapan Ayat-ayat Allah dan Sunnah Rasul-Nya selayaknya berdoa untuk kemenangan mereka. Dan mereka tidak akan berhenti sampai bendera Tauhid tertancap di Eliya Al Quds.
Wallahu’alam bish shawab
(Tsarnaev / Al-mustaqbal.net)
Referensi :
Share this article :

1 ulasan:

Alias Dasuki berkata...

Tahniah, satu usaha yang baik untuk membimbing kefahaman terhadap ISIS yg kini diisytihar sebagai Khilafah Islamiah. Namun, penerangan harus disebar dalam bahasa yang lebih senang difahami untuk manarik minat semua. Saya kira hasrat menubuhkan Khilafah satu usaha yang menarik kerana kehidupan kita kini dihimpit kuat oleh penipuan dari semua segi termasuk disurau, masjid, pergerakan ugama, maupun dalam tatacara Kerajaan ditadbir. Dalam usaha kita mencari keredaan yang hakiki kita masih tercari-cari keedah yang sesuai dengan umur dan tahap kedudukan kita. Dalam hal ini berJIHADlah satu pilihan yang paling termampu oleh setiap kita yang serba kesempitan ini. ALLAH-u-AKBAR.

Blogger Widget Get This Widget

comment pembaca

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cananglahnie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger