22/10/2014

22/10/2014

Catatan Popular sepanjang zaman

kaki canang

Latest Post

Buddhist: “Akan Kami Bunuh Semua Muslim di Myanmar!!!

Written By canang on Sabtu, 23 Mei 2015 | 5/23/2015 11:15:00 PTG

“Kami akan bunuh semua umat Islam!!!,” teriakan penganut buddha ketika berbaris di jalan-jalan setelah menghadiri upacara kematian seorang lelaki sewaktu merusuh antara buddha dan muslim.
Rusuhan itu juga telah mengorbankan seorang lelaki muslim yang diserang ketika dalam perjalanan ke masjid untuk menunaikan solat subuh. Lelaki muslim yang terkorban adalah warga tetap Myanmar dan aktivis Dialog antar-Iman.
1

Pertelingkahan Muslim-Buddhist ini  meletus apabila Sekitar 300 penganut Buddha termasuk 30 orang sami menyerang sebuah warung teh milik warga Muslim yang dituduh memperkosa wanita buddhist.
Penganut  buddha melempar tempat tinggal muslim dengan batu, merompak kedai dan rumah, merosakkan masjid dan kenderaan serta mencederakan beberapa orang muslim dengan pisau.
3

Pihak polis Myanmar telah mengarahkan agar membuat kawat berduri serta mengadakan sekatan jalanraya di sekitar kawasan penempatan orang muslim. Tindakan ini diharapkan dapat mengelakkan penganut buddha mendekati kawasan muslim namun tindakan itu dilihat tidak berhasil. Malah pihak polis tidak mengambil tindakan apabila ketika penganut buddha berkeliaran dengan senjata tajam di jalanan.
4
Apa yang berlaku adalah polis menggeledah penempatan orang muslim dan menangkap orang muslim tanpa usul periksa. Untuk pengetahuan, muslim Myanmar terdiri dari pelbagai latar belakang iaitu India, Tiongkok dan Bangladesh. Mereka telah ada di Myanmar sejak ratusan tahun dan jumlah mereka mencapai empat peratus dari 60 juta penduduk Myanmar.
5

Sumber: achehcyber

Video Isteri Perdana Menteri Turki Menangis Semasa ..Melawat Rohingya..




Video isteri perdana menteri turki menangis semasa ..melawat rohingya..
Posted by Pusat Aduan Haiwan 1 Malaysia - PAH1M on 22hb Mei 2015

Ashin Wirathu, Biksu Radikal Dalang Penyiksaan Rohingya

[ Ashin Wirathu, Biksu Radikal Dalang Penyiksaan Rohingya ]
NAYPYIDAW - Ribuan orang Rohingya kabur dari tempat asal mereka di Myanmar. Kaum Rohingya yang mayoritas Muslim memilih mati di negeri orang ketimbang bertahan di negara mayoritas Buddha itu.
Rupanya, seorang biksu Buddha menjadi dalang di balik neraka bagi kaum Rohingya. Biksu bernama Ashin Wirathu itu menyebarkan kebencian ke tengah masyarakat Myanmar. Dia menanamkan ketakutan suatu saat kelompok Muslim minoritas akan menguasai negara yang dulu dikenal dengan nama Burma itu.
Kemunculan Ashin Wirathu
Sepuluh tahun lalu, publik belum pernah mendengar nama biksu dari Mandalay tersebut. Pria kelahiran 1968 itu putus sekolah pada usia 14 tahun. Setelah itu, dia memutuskan untuk menjadi biksu.
Nama Ashin Wirathu mencuat setelah dia terlibat dalam kelompok ekstremis antimuslim "969" pada 2001. Karena aksinya, pada 2003 dia dihukum 25 tahun penjara. Namun, pada 2010 dia sudah dibebaskan bersama dengan tahanan politik lainnya.
Ashin Wirathu Jadi Tokoh Masyarakat
Setelah peraturan Pemerintah Myanmar melonggar, Ashin Wirathu makin aktif bersuara di media sosial. Ashin menyebarkan pesan melalui rekaman ceramah yang diunggah di YouTube dan Facebook. Sampai saat ini, dia berhasil menjaring sekira 37 ribu pengikut.
Pada 2012, ketika pertumpahan darah antara Rohingya dan Buddhis terjadi di Provinsi Rakhine, Ashin semakin dikenal dengan pidato penuh amarahnya.
Ceramah dia selalu dimulai dengan kalimat yang berbunyi, "Apapun yang kamu lakukan, lakukanlah sebagai seorang nasionalis". Saat ditanya, apakah dia adalah "Bin Laden Burma", pria itu tidak menampiknya.
Keinginan Ashin Wirathu
Ashin Wirathu menyebarkan ajaran kebencian dalam setiap ceramahnya. Dia selalu menyasar komunitas Muslim, seringkali dia memojokkan Rohingya. Pria inilah yang memimpin demonstrasi yang mendesak orang-orang Rohingya direlokasi ke negara ketiga.
Ashin juga mengkambinghitamkan kaum Muslim atas bentrokan yang terjadi. Dia terus mengulang alasan tak masuk akal soal tingkat reproduksi Muslim yang tinggi.
Biksu itu mengklaim perempuan Buddhis dipaksa pindah agama. Dia memimpin kampanye yang mendesak Pemerintah Myanmar mengeluarkan peraturan yang melarang perempuan Buddhis menikah dengan pria beragama lain tanpa izin pemerintah.
Lawan Ashin Wirathu
Ashin memimpin sekelompok massa yang berani melakukan kekerasan demi mempertahankan pandangannya. Pengaruh kuat Ashin menyebabkan setiap orang yang berbeda pandangan akan menjadi target pendukungnya.
Masyarakat sesungguhnya takut dengan kekejaman kelompok Ashin. Namun, Ashin tetap mendapat dukungan banyak orang mengenai status kewarganegaraan Rohingya.
Muslim Rohingya Terdampar di Laut Aceh
Tanggapan Biksu Lainnya
Banyak orang ingat peristiwa pada 2007 di Myanmar. Saat itu, para bisku buddha memimpin perlawanan terhadap kekuasaan mliter di Myanmar. Pesan Ashin saat itu tidak mendapat dukungan banyak orang.
Namun, banyak biksu di Myanmar yang memilih bungkam menghadapi Ashin. Sebagian lainnya, takut diserang Ashin. Sulit untuk memprediksi seberapa kuat pengaruh Ashin di kalangan biksu.
Ashin Wirathu memimpin lebih dari 2.500 biksu di biara Mandalay. Ketika ia menyelenggarakan konferensi mengenai perlindungan perempuan, para biksu memenuhi biaranya.
Beberapa biksu melontarkan kritikan atasnya. Seorang biksu bernama U Ottara mengaku kaget mendengar komentar-komentar yang disampaikan para biksu.
"Saya merasa sangat sedih. Saya bisa bilang, kata-kata yang mereka ucapkan bukanlah kata-kata yang digunakan seorang biksu," kata Ashin kepada BBC, Rabu (20/5/2015). Beberapa biksu khawatir bila kekejaman Ashin ditangkap dunia internasional sebagai representasi ajaran Buddha.
Alasan Pemerintah Myanmar Tidak Menghentikan Ashin Wirathu
Setelah hampir setengah abad dikuasai militer, kini Myanmar dipimpin oleh warga sipil. Namun, bentrokan antar agama memperlambat reformasi negara itu.
Sebagian orang percaya, Ashin diterima pemerintah kareana dia menyuarakan pendapat soal pandangan-pandangan populer, misalnya soal Rohingya. Ashin seolah menjadi corong pemerintah yang tidak bisa menyuarakan keinginannya sendiri karena alasan diplomatik.
Tanggapan Perempuan Myanmar
Kaum perempuan Myanmar adalah satu-satunya kelompok yang konsisten menentang pandangan Ashin Wirathu. "Dia memberi reputasi buruk untuk negara kita. Dia menodai jubah biksu yang dia gunakan," kata Sekretaris Jenderal Liga Perempuan Burma, Tin Tin Nyo.
Dia juga mengatakan, kampanye Ashin Wirathu yang mengusulkan peraturan yang membatasi perempuan menikahi pemeluk agama lain, bukanlah bentuk perlindungan perempuan melainkan bentuk kontrol atas perempuan.
"Perempuan dapat memutuskan sendiri siapa yang ingin dia nikahi. Perempuan dapat memilih sendiri agama yang ingin dianut," kata Tin Tin Nyo.(pam)
sumber: okezone.com

Kenyataan Syeikh Al Qardhawi berkenaan hukuman mati yang di jatuhi oleh Mahkamah Mesir yang “karut”

Written By canang on Jumaat, 22 Mei 2015 | 5/22/2015 11:35:00 PTG

Kenyataan Syeikh Al Qardhawi berkenaan hukuman mati yang di jatuhi oleh Mahkamah Mesir yang “karut”
Alhamdulillah segala puji bagi Allah, selawat dan salam ke atas Rasulullah, kaum kerabatnya, para sahabat dan kepada semua yang mengikuti petunjuknya;
Aku telah dihubungi oleh beberapa media massa semalam dan hari ini, berikutan sebuah hukuman “karut” yang di keluarkan oleh Mahkamah yang diberi nama “Mahkamah” Jenayah Kaherah.

Saya tidak begitu mengambil berat tentang tuduhan palsu ini, malah orang-orang lain yang dipenjarakan secara zalim dan berada di dalam sangkar tertuduh itu juga tidak mengambil kisah dengan hukuman yang dijatuhkan. Jikalau bukan kerana paksaaan dari pihak yang melakukan rampasan kuasa, sudah pasti mereka tidak akan hadirpun perbicaraan tersebut. Ini adalah kerana penduduk Mesir dan seluruh dunia tahu bahawa tiada sebarang keputusan mahkamah yang perlu dihormati di Mesir yang sedang dikuasai oleh pihak perampas kuasa.
Sebaliknya ia (mahkamah di Mesir) merupakan salah satu alat yang digunapakai untuk melenyapkan para pembangkang yang menyeru ke arah kebebasan, kemuliaan insaniah dan keadilan sosial.
Ironinya, badan kehakiman yang sama tidak mempunyai apa-apa dakwaan salah laku ke atas Mubarak (bekas presiden Mesir) kecuali satu dakwaan salah guna harta awam dalam kes ‘Istana Presiden’. Walhal, dia (Mubarak) memerintah negara (Mesir) selama 30 tahun. (Dalam tempoh tersebut) dia telah banyak melakukan kerosakan, rompakan, penipuan terhadap negara dan pada akhir tempoh pemerintahannya dia membunuh para belia yang menyertai revolusi di Mesir. Tidak pula dia dan kedua-dua anaknya, ketua menterinya, para pemimpin partinya, menteri dalam negerinya mahupun ketua-ketua polisnya disabitkan bersalah malah tidak ada seorang pun pasukan keselamatan yang disabitkan bersalah di atas pembunuhan mana-mana para penunjuk perasaan sebaliknya presiden Mesir pertama yang dipilih melalui pilihan raya bebas dan adil pula yang dihukum mati!
Hakikatnya mereka sedang menghukum seluruh pendokong revolusi dengan menjatuhkan hukuman terhadap Mursi dan saudara ikhwannya. Seandainya mereka mampu untuk menjatuhkan hukuman mati ke atas setiap yang terlibat dalam revolusi Januari tersebut pasti mereka akan lakukannya. Inilah revolusi yang membimbangkan mereka, menggoyang tampuk kuasa serta menggoncang keangkuhan mereka. Revolusi ini juga hampir mengakibatkan segala harta kekayaan milik rakyat yang diambil daripada rakyat terlepas dari tangan mereka.
Namun Allah tetap menzahirkan penipuan dan pembohongan mereka yang diketahui oleh semua yang mempunyai akal sihat, mata yang boleh memandang serta telinga yang dapat mendengar. Rakyat Mesir telahpun melihat siapa yang sengaja membuka penjara-penjara (bagi membebaskan para penjenayah) dan bagaimana Jeneral Batran dibunuh ketika enggan menurut perintah membuka penjara-penjara tersebut. Sungguhnya aku dan rakyat Mesir selainku telah menyaksikan sendiri video-video yang di terbitkan di laman internet yang membuktikan bahawa pihak polislah yang telah membuka penjara-penjara tersebut dan membebaskan para penjenayah yang merbahaya bertujuan untuk mengancam pihak yang menentang mereka serta menimbulkan huru-hara. Allah tetap menzahirkan pembohongan dan permusuhan mereka terhadap umat Islam khususnya di dalam isu utama iaitu isu bumi Palestin. Mereka berdiri bersama musuh Islam, lalu menjatuhkan hukuman mati terhadap sebahagian para syuhada’ Palestin yang telah gugur syahid di tangan regim zionis, juga ke atas sebahagian tahanan Palestin yang telah berada di dalam penjara para zionis sejak hampir 20 tahun!
Amat menjengkelkan di mana aku didakwa atas tuduhan menceroboh penjara Wadi Al Natrun dan dihukum mati sedangkan aku tidak pernah menziarahi Wadi Al Natrun seumur hidupku. Aku juga tidak pernah tahu bahawa di situ ada penjara di mana mereka menempatkan sebahagian pemimpin Ikhwan di penjara tersebut. Jadi bagaimana mungkin aku terlibat sama dalam pencerobohan ke atas penjara tersebut sedangkan aku menetap di Qatar yang jauhnya ribuan batu dari Mesir? Bagaimana mungkin ia berlaku sedangkan setiap Jumaat aku menyampaikan khutbah dalam keadaan duduk di minbar sejak beberapa tahun dan ramai yang mengikuti khutbahku? Umurku sudahpun beberapa tahun melebihi 80an dan aku sendiri tidak mampu bergerak jauh kecuali dengan menggunakan kerusi roda?!
Aku juga tertanya-tanya seperti orang lain, mengapakah mereka menjalankan siasatan terhadap pencerobohan ke atas penjara tersebut sahaja dan tidak menyiasat kes-kes pencerobohan di penjara-penjara yang lain? Adakah ini hukuman balasan kalian terhadapku kerana berterus terang menyampaikan kebenaran dan menyokong hak rakyat Mesir untuk mendapat kebebasan mereka? Adakah kalian cuba menakutkan-nakutkan aku dengan hukuman mati ini? Ketahuilah sesungguhnya dari mula aku menuntut ilmu dan menyeru kepada Allah sloganku adalah:
“(Nabi-nabi yang telah lalu itu) ialah orang-orang yang menyampaikan syariat Allah serta mereka takut melanggar perintahNya dan mereka pula tidak takut kepada sesiapa pun melainkan kepada Allah dan cukuplah Allah menjadi Penghitung (segala yang dilakukan oleh makhluk-makhlukNya untuk membalas mereka)”. Al Ahzab (39)
Bermula sejak zaman remajaku, aku dan saudara-saudaraku telah menyeru-nyeru “Kematian di jalan Allah adalah cita-cita tertinggi kami”. Sesungguhnya kami amat merindui syahid dan tidak pernah pula takut berdepan dengannya! Malah jiwa kami sentiasa mengulangi (ayat):
“Katakanlah (wahai Muhammad): Tidak sekali-kali akan menimpa kami sesuatu pun melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah Pelindung yang menyelamatkan kami dan (dengan kepercayaan itu) maka kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal. (51) Katakanlah: (Sebenarnya) tidak ada yang kamu tunggu-tunggu untuk kami melainkan salah satu dari dua perkara yang sebaik-baiknya (iaitu kemenangan atau mati syahid) dan kami menunggu-nunggu pula untuk kamu bahawa Allah akan menimpakan kamu dengan azab dari sisiNya atau dengan perantaraan tangan kami. Oleh itu tunggulah, sesungguhnya kami juga menunggu bersama-sama kamu. (52) “ AtTaubah
Aku akan terus menghabiskan sisa baki hidupku menyampaikan kebenaran, aku tidak takut untuk menerima kejian sang pengeji di jalan Allah, kemurkaan si zalim mahupun ugutan penjahat yang melampaui batas, sebaliknya aku akan kekal mempertahankan rakyat yang lemah di tindas sehinggalah kebebasan dan hak-hak mereka dikembalikan, aku hidup di atas tujuan tersebut dan aku meminta kepada Allah moga aku mati di atasnya jua.
Aku ingin katakan kepada Al-Sisi, para pengikutnya, hakim-hakimnya, rangkaian medianya serta para muftinya yang telah ditimpa kegilaan kerana semakin hampir kehilangan tampuk kuasa; Hakikatnya hukuman (mati) yang kamu putuskan itu bukanlah ke atas kami sebaliknya hukuman tersebut dijatuhkan terhadap diri kalian sendiri dan ketahuilah bahawa hari balasan (buat kalian) itu tidak begitu jauh lagi.
Aku telah menghabiskan kehidupanku berkhidmat kepada Islam, sebagai khatib, penyampai ilmu, mufti, penulis, penyampai syair, pendakwah dan tidak akan ada sesiapapun samada pemimpin, hakim atau pengikut yang dapat menambah usiaku ataupun menguranginya walau seketika:
“apabila sampai tempoh mereka, tiadalah mereka akan dapat meminta dikemudiankan sesaatpun dan tidak pula mereka akan dapat meminta didahulukan”. (61) An Nahl
“Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali akan melambatkan kematian seseorang (atau sesuatu yang bernyawa” Al Munafiqun 11.
Dan aku tidak akan putus berdoa kepada Allah agar mengurniakanku mati syahid di jalanNya.
Wahai para perampas kuasa, sesungguhnya sebelum ini kami tidak pernah berasa gentar kepada golongan terdahulu dari kalian, kami juga telah katakan apa yang benar di hadapan mereka, maka tidak sekali-kali kami akan takut akan kalian, dan kalian juga tidak akan dapat menakutkan kami. Janganlah pernah menyangka bahawa dengan hukuman-hukuman ini kamu akan dapat menguasai negara (Mesir) dan menundukkan rakyat, perkara ini adalah umpama:
“Dan orang-orang yang kafir pula, amal-amal mereka adalah umpama riak sinaran panas di tanah rata yang disangkanya air oleh orang yang dahaga, (lalu dia menuju ke arahnya) sehingga apabila dia datang ke tempat itu, tidak didapati sesuatu pun yang disangkanya itu; (demikianlah keadaan orang kafir, tidak mendapat faedah dari amalnya sebagaimana yang disangkanya) dan dia tetap mendapati hukum Allah di sisi amalnya, lalu Allah menyempurnakan hitungan amalnya (serta membalasnya); dan (ingatlah) Allah Amat segera hitungan hisabNya. (39) An Nur
Kalian akan mendapat balasan perbuatanmu di dunia ini di tali gantung atau sebagai sampah di dalam sejarah, kemudian kalian akan bangkit untuk berdepan dengan tuhan yang Maha Perkasa yang membalas segala kejahatan, yang telah mengisytiharkan perang ke atas orang yang memusuhi para waliNya.
Wahai Tuhan kami! Kepada Engkaulah sahaja kami berserah diri dan kepada Engkaulah kami rujuk bertaubat, serta kepada Engkaulah jua tempat kembali! Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau jadikan pendirian dan keyakinan kami terpesong kerana penindasan orang-orang kafir dan ampunkanlah dosa kami wahai Tuhan kami; sesungguhnya Engkaulah sahaja Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. (4-5) Al Mumtahanah
Yusuf Al Qardhawi
Pengerusi Persatuan Ulama Sedunia

TV3 MALUKAN NAJIB TONG SAMPAH DI PAHANG




TV3 MALUKAN NAJIB TONG SAMPAH DI PAHANG
Posted by Teong Kok Ng on 12hb Mei 2015

Tahniah Erdogan ! Presiden Morsi dibuang negara ke Turki

Presiden Morsi dibuang negara ke Turki

 Semoga dunia antarabangsa terus menikmati naungan keamanan dan kebahagiaan di bawah lembayung kegemilangan Turki seumpama Daulah Uthmaniyah yang silam

Beberapa sumber berita antarabangsa menyatakan bahawa Recep Tayyib Erdogan, Presiden Turki telah menggunakan Arab Saudi sebagai orang tengah untuk membawa Presiden Morsi ke Turki.
Hukuman bunuh kepada Morsi dijabgkakan akan menyebabkan huruhara dan ketidakstabilan Mesir disebabkan orang ramai yang tidak berpuas hati dengan regim Gen Fattah As Sisi.
Semoga usaha ini berjaya....
Tahniah Erdogan dan Turki !
https://www.middleeastmonitor.com/…/18764-morsi-to-leave-to…

TERKINI: Malaysia dalam keadaan tenat dan nazak !!!!

TERKINI: Malaysia dalam keadaan tenat dan nazak !!!!
Tun Mahathir berasa bimbang wawasan 2020 tidak akan tercapai dan negara Malaysia bakal tergadai dan menuju ke arah bankrapsi.
Selepas Tabung Haji kini mangsa seterusnya.... PELABURAN KWAP, KWSP.
Wang Zakat talian hayat terakhir bakal digunakan. Syabas YB Rafizi Ramli dan page Suara Rakyat kerana banyak membongkar segala kekencingan Najib Razak selama ini dan selepas ini Emotikon smile

Mengikut kajian yang dilakukan bari-baru ini jika Najib Razak masih memerintah negara M'sia, Hutang negara akan mencapai 900 bilion menjelang penghujung tahun 2016. dan rizab negara akan susut menjadi 1 bilion.
Ni faktanya: Baki akaun semasa kerajaan Malaysia semakin menyusut
Laporan dari Bank Negara :
Akhir Tahun 2012 : RM 21.6 Bilion
Akhir Tahun 2013 : RM 14.8 Bilion
Akhir Tahun 2014 : RM 6.1 Bilion
Akhir Tahun 2015 : Najib Razak dalam proses merompak
‪#‎kitalawansampaimenang‬
SUMBER 

Terbongkar! Gelang Rosmah Mansor berharga RM1.65 Juta

Written By canang on Khamis, 21 Mei 2015 | 5/21/2015 01:26:00 PTG



SATU persatu tabiat boros isteri Perdana Menteri Najib Tun Razak berjaya dibongkarkan. Kalau sebelum ini sistem kastam telah menunjukkan bahawa Rosmah Mansor ada membeli cincin mewah "“Natural Fancy Blue Gray Cushion Cut Diamond Ring", yang berharga USD 24.5 Juta (RM73 Juta).
Kali ini wartawan Free Malaysia Today telah mendapat pengesahan melalui email daripada syarikat yahudi Jacob & Co’s bahawa harga gelang yang dipakai oleh Rosmah lebih USD 500, 000 (RM1.65 Juta).
Gambar berikut menunjukkan Rosmah Mansor sedang bergaya dengan gelang mewah berharga RM1.65 Juta [Zebra Safari Bangle].




Para pembaca yang dihormati sekalian, lihatlah dengan mata kepala anda sendiri, perangai buruk dan boros Rosmah Mansor ini saling tak tumpah seperti Laila Trabelsi isteri kepada Perdana Menteri Tunisia yang digulingkan kerana tabiat buruk isterinya yang suka bermewah-mewahan dengan duit rakyat. Duit rakyat dilakukan seperti duit bapak dia.
Bayangkan, RM1.65 Juta yang boleh digunakan untuk membina sebuah sekolah, dihabiskan sekelip mata untuk membeli gelang Bik Mama. RM73 Juta yang boleh digunakan untuk manfaat beratus-ratus malah beribu rakyat, dibelanjakan habis sekelip mata hanya untuk membeli cincin permata mewah bik Mama.

Video!!!! Polis cabar 'Ah Long' bertarung satu lawan satu

Written By canang on Rabu, 20 Mei 2015 | 5/20/2015 07:24:00 PTG



 Satu klip video berdurasi 42 saat yang menunjukkan kononnya seorang pegawai polis mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan hati berkaitan aktiviti 'Ah Long' telah tersebar meluas dalam internet dan rangkaian aplikasi kiriman mesej.

Klip video itu menunjukkan seorang lelaki berkaca mata hitam dan berpakaian seragam polis, sama ada berpangkat ASP atau ketua inspektor, memberi amaran kepada peminjam wang tanpa lesen supaya tidak menggantung kain rentang iklan itu di kawasannya.

Beliau kelihatan memegang seorang lelaki yang menggenggam sebidang kain rentang biasa mengenai iklan pinjaman wang yang digantung di tiang lampu dan pokok di seluruh negara.

"Saya tidak mahu MCA dan DAP mengadu kepada saya, Menglembu penuh pelekat 'ah long'.

"Ah Long, kalau kamu berani, mari jumpa saya. Kita cek chow, kita bertarung. Kita boleh lawan.

"Kalau kamu ada pistol, boleh keluarkan. Saya tahu kamu ada pistol beli dari Thailand," kata lelaki itu dalam video klip itu

Wartawan telefon

Menurut Oriental Daily, seorang wartawan akhbar itu menelefon nombor yang tertera di poster dan individu yang menjawab telefon itu berkata beliau tidak bersalah dan menjalankan perniagaan yang sah.

Katanya, beliau melihat klip video itu semalam dan mengesahkan bahawa orang yang memegang poster adalah pekerjanya, yang telah dilepaskan dari jagaan polis.

"Kakitangan saya telah menggantung kain rentang apabila dia ditangkap. Daripada apa yang saya diberitahu, sebuah parti politik telah membuat aduan kepada polis mengenai banner itu di suatu tempat di Cheras.

"Itulah yang mendorong anggota polis untuk melakukan (apa yang dia lakukan)," kata individu yang dihubungi Oriental Daily.

Ketua polis Menglembu dalam video

Bagaimanapun Ketua Polis Ipoh Sum Chang Keong berkata klip video itu dibuat oleh Ketua Polis Menglembu Chen Ah Kooy.

"Adalah ditegaskan bahawa kenyataan tersebut dikeluarkan oleh Ketua Polis Balai Menglembu tanpa dirujuk atau dibincangkan dengan pihak pentadbiran Ibu Pejabat Polis Daerah Ipoh," katanya.

Beliau bagaimanapun dalam satu kenyataannya, memuji inisatif Chen tetapi ia perlu dibuat secara profesional.

"Selain itu ayat dan bahasa yang digunakan oleh Ketua Polis Balai Menglembu adalah tidak sesuai," katanya lagi.

Sum berkata pada keseluruhannya masalah 'Ah Long' di Ipoh dan kawasan Menglembu terkawal

Ucapan Presiden Mohamad Morsi Bila Dijatuhkan Hukuman Mati

Written By canang on Selasa, 19 Mei 2015 | 5/19/2015 10:09:00 PTG

Blogger Widget Get This Widget

comment pembaca

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cananglahnie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger